Just another WordPress.com site

Image  

    Aku, Yuta Mori, yang sedang  dalam perjalanan “pura-pura tersesat” sampai kusadari bahwa aku benar-benar tersesat dan bertemu Fabia Inzz, gadis terpopuler di sekolah, yang tiba-tiba mengatakan bahwa dia menyukaiku.

    Apa yang harus kulakukan? Maksudku, apa yang akan dilakukan seluruh siswa di sekolahku jika mengetahui hal ini? Tidak! Sudah sangat jelas bahwa mereka pasti MEMBUNUHKU!! Aarghh…!! Hei! Tunggu! Dia mengatakan itu, apa dia serius? Ataukah dia hanya berusaha membodohiku?
    “Hei, apa aku salah?” tanyanya tiba-tiba yang mengakhiri lamunanku. “Kesalahan apa yang mungkin dilakukan oleh gadis berbakat sepertimu, hah?” jawabku seadanya. “Aku serius mengatakannya, lho.. Jangan anggap itu lelucon,” katanya dengan tatapan serius. “Tentu saja, aku pasti sudah tertawa jika itu sebuah lelucon,” jawabku seadanya, lagi.
    Belum sempat kami mengakhiri pembicaraan kami, langit berubah menjadi gelap seiring bunyi petir yang menyambar, dan terjadilah suatu peristiwa alam yang disebut hujan. Hujan yang sangat deras! Kami hanya bisa berlindung di bawah papan reklame sebuah ruko yang tidak lagi berpenghuni karena dia tak sempat berlari menuju ke rumahnya yang berada di ujung jalan.
    Kami pun melanjutkan pembicaraan. “Lalu, apa jawabanmu?” tanyanya tanpa basa-basi. “Entahlah, aku bingung,” jawabku tanpa basa-basi mengikutinya. “Jangan bilang kalau….” katanya. “Kalau apa?” tanyaku. “Jangan bilang kalau kau menolakku. Tidak mungkin kau menolak gadis popular sepertiku ini, kan? Maksudku, seluruh siswa di sekolah menyukaiku! Mana mungkin kau, orang yang kusukai, malah tidak menyukaiku!” katanya panjang lebar dengan sedikit emosi. “Maaf, sejujurnya, aku menyukai orang lain,” kataku pendek.
    Dia tidak menjawab. Melainkan hanya menatap wajahku sejenak dengan tatapan penuh emosi. Lalu tidak lama, dia berlari. Berlari menembus hujan deras itu! Tapi, di balik hujan deras itu, terlihat sesuatu. Suatu bayangan besar yang datang mendekat. Yang tidak lain adalah, sebuah truk!
    Selanjutnya, yang terdengar olehku adalah suara hantaman keras dan suara teriakan. Dan terlihat sesosok tubuh yang terhempas.
    APA YANG TELAH KUPERBUAT!!???
 
TO BE CONTINUED

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: